F-16 Fighting Falcon dan F/A-18 Beraksi Bersama Pada Latihan Elang Ausindo 2011Tweet

Elang Ausindo 2011

DENPASAR - Latihan bersama antara TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Royal Australian Air Force (RAAF) digelar di Pangkalan Udara (Lanud) Ngurah Rai, Bali selama lima hari dimulai dari tanggal 5 September hingga 9 September 2011.

Latihan bersama dengan sandi Latma Elang Ausindo, tahun ini melibatkan 13 penerbang TNI AU dari Skaud 3 Sarang Naga dengan 6 pesawat tempur jenis F-16 Fighting Falcon yang diterbangkan langsung dari pangkalan udara Iswahyudi, Madiun. Dan 12 penerbang RAAF dari 77SQN dengan 8 pesawat tempur jenis F/A-18 Hornet yang diterbangkan dari Thailand selepas dari pelatihan bersama Thai Boomerang 2011.

Kedatangan F-16 TNI AU (05/09) banyak memukau masyarakat setempat khususnya pengunjung bandara. Para pilot TNI AU sempat saling melakukan manuver di udara sebelum mendaratkan pesawat tempurnya, menunjukkan kelincahan dan kepiawaiannya dalam menerbangkan F-16.

Didampingi oleh Commander Air Combat Group, Air Commodore Mel Hupfeld, Wakil Asisten Operasi (Wasssops) Kasau, Marsekal Pertama TNI Ida Bagus Anom Manuaba – membuka secara resmi Latma Elang Ausindo 2011 di Apron Base Operasi Lanud Ngurah Rai.

 
TNI and RAAF Aircraft

“Pelatihan Bersama Elang Ausindo ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, tetapi ini merupakan pertama kalinya dilakukan di Bali dengan Australia. Harapan dari pelatihan bersama ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel angkatan udara dalam pengkayaan taktik dan teknik pada operasi udara” ucap Marsekal Pertama TNI Ida Bagus Anom Manuaba.

Latihan bersama Elang Ausindo pertama kali dilaksanakan pada tahun 1996 dan kini telah dilakukan setiap 2 tahun sekali. Selain dengan Australia, angkatan udara Indonesia juga secara rutin berlatih bersama dengan beberapa negara lainnya seperti Malaysia, Amerika Selatan, Brunei Darussalam, Filipina termasuk dengan Singapura yang baru saja dilaksanakan awal tahun ini di lokasi yang sama, Lanud Ngurah Rai, Bali.

 
Komandan TNI AU dan RAAF
Interaksi antar personnel TNI AU dan RAAF terlihat sangat akrab dan kooperatif selama pelatihan, sehingga Elang Ausindo dapat terlaksana dengan sukses;  “Pelatihan Elang Ausindo berjalan dengan sukses dan cuaca di Bali juga sangat mendukung sehingga kami dapat menyelesaikan semua pelatihan yang telah kami rencanakan. Dan kami merasa para personnel TNI AU sangat membantu kami dan sangat kooperatif” ucap Komandan 77SQN, Wing Commander Glen Beck. 
Joint Briefing
“Hal yang sangat menarik adalah interaksi antara kedua penerbang TNI AU dan RAAF dimana mereka memiliki cara yang sama dalam mengoperasikan dan menerbangkan pesawat. Dan karena kami sesama penerbang, kami merasa sangat senang dengan keberadaan penerbang TNI AU” tambah Komandan yang gemar melakukan pelatihan ‘dog fight’.
.

Bagi Komandan Skaud 3, Letkol Pnb Ian Fuady, pelatihan bersama kali ini memberikan kesempatan luar biasa karena TNI AU dapat melihat performa dari F-18, “Diharapkan dari hasil pelatihan bersama ini kami bisa mencoba untuk saling berbagi informasi dan pengetahuan serta saling belajar dari pengalaman masing-masing” tambahnya usai melakukan pelatihan 2 lawan 1.

 
TNI AU and RAAF Pilots
Kedua belah negara, turut mengundang sejumlah sekolah setempat untuk memberikan kesempatan bagi murid melihat pesawat tempur Indonesia dan Australia. Bagi Fendy, murid Kelas 5 SDK Soeverdi Tuban, kunjungan studi kali ini sangat menyenangkan, “Pas jalan kesini, saya rasanya capek, tapi begitu sampe, saya rasanya senang sekali karena seru bisa lihat pesawat tempur TNI yang keren” ucap Fendy dengan muka ceria - yang merupakan pengalaman pertama kalinya mengunjungi kegiatan bersama angkatan udara Indonesia dan Australia. 
Local Primary School Visit Elang Ausindo
 
Air Traffic Control Operations
Faktor keselamatan menjadi faktor terpenting selama pelatihan bersama berlangsung. Sebelum pelatihan dimulai, joint briefing dilakukan antara lain untuk membahas traffic zone, ground control, training area, prosedur dan peraturan pelatihan. Hal ini dilakukan guna untuk menjamin keselamatan bersama dan kelancaran pelatihan termasuk kelancaran traffic untuk pesawat komersial lainnya.
.

Diharapkan pesawat Sukhois TNI AU akan berpatisipasi pada Latma Elang Ausindo selanjutnya pada tahun 2013 di Australia, berdekatan dengan jadwal acara Avalon Air Show yang akan digelar di Melbourne, Australia. Avalon Air Show merupakan pertunjukkan udara terbesar di Australia.

 
Beach Volly Ball TNI AU and RAAF
Usai penutupan resmi Elang Ausindo, latihan bersama tersebut diakhiri dengan mengadakan acara malam ramah tamah di Taman Patra Bali Hotel (09/09). Gelak canda tawa para TNI AU dan RAAF terdengar begitu akrab terutama saat kegiatan olahraga beach volley ball dan beach soccer yang diadakan sesaat sebelum malam ramah tamah.
.

Pesawat tempur F-16 dan F/A-18 kembali ke markas masing-masing keesokan harinya (10/09) dibantu dengan 2 pesawat C-130 milik TNI AU dan 2 pesawat C-130 dan 1 pesawat C-17 milik RAAF untuk para kru dan teknisi.