JOCIT-I Kembali Aktif - Mayor Jim Masters Teruskan Hubungannya Dengan IndonesiaTweet

 
01 JOCIT-I 2013
JAKARTA -  Tim Aju untuk Junior Officer Combat Instructor Training - Indonesia (JOCIT-I) telah tiba di Indonesia untuk bekerja bersama staf Pussenif guna mempersiapkan JOCIT-I yang kedua.  Pada tanggal 6 Februari kemarin Tim Aju melaksanakan brifing laporan persiapan kepada Athan Australia di Jakarta Brigjen John Gould beserta Atase Angkatan Darat Kolonel Kav Andrew Mayfield di Kedutaaan Besar Australia, Kuningan, Jakarta.
Latihan bersejarah ini akan diselenggarakan selama periode 11-22 Februari dan akan melibatkan 96 siswa TNI-AD dari seluruh Indonesia termasuk 20 instruktur dan staf dari Combat Training Centre - Jungle Training (CTC-JT) di Tully, Australia. Seperti tahun lalu, kelompok instruktur akan dipimpin sekali lagi oleh Mayor Jim Masters, yang merupakan veteran latihan beberapa JOCIT, dan juga secara aktif terlibat dalam upaya mengembalikan JOCIT ke Indonesia tahun 2012. Sebagai seorang ahli dalam pelatihan perang hutan, Mayor Jim memiliki sejarah panjang dengan Indonesia, termasuk sebagai instruktur pada pelatihan JOCCIT 1997-1998 di Cipatat. 
02 JOCIT-I 2013

Fokus pelatihan JOCIT-I 2013 adalah operasi dalam area perkotaan, dengan tujuan untuk membantu dengan mengembangkan keterampilan tersebut dengan harapan dapat bermanfaat untuk prajurit TNI-AD pada operasi penjaga perdamaian PBB. Fasilitas latihan di Pusdikif, Cipatat dirasa sangat cocok untuk pelatihan tersebut dan dapat memperlancarkan peningkatan pemahaman peserta mengenai petempuran di medan perkotaan yang bersifat sangat kompleks. Pelatihan ini tidak mudah karena CTC-JT menuntut kinerja yang sangat tinggi dari semua siswa. Pelatihan JOCIT-I tidak hanya merupakan tantangan fisik tetapi juga tantangan mental. Tantangan ini akan mendayakan para pemimpin TNI-AD junior yang merupakan peserta latihan tersebut untuk mengasah kemampuan bereaksi dengan cepat perubahan skenario ancaman dalam lingkungan yang kompleks.

 
03 JOCIT-I 2013

Seperti pada tahun 2012, 30 peserta JOCIT-I akan dipilih untuk kemudian melakukan perjalanan ke Australia selama empat minggu pelatihan lanjutan Junior Officer Combat Instructor Course – Australia (JOCIT-A). Selama dua minggu pertama mereka akan mengikuti Kursus Australian Familiarisation  (Ausfamil) di Defence International Training Centre (DITC) di Laverton, Melbourne. Setelah menyelesaikan kursus tersebut, mereka akan mengikuti latihan di CTC-JT, Tully, dan Urban Operations Training Facility di High Range Training Area. Sepuluh peserta terbaik dari kelompok 30 peserta tersebut akan dikirim ke sebuah satuan Infanteri Australia untuk melaksanakan penempatan selanjutnya selama dua minggu. Disana mereka akan mengikuti latihan satuan dan menjalani hidup sehari-hari seorang perwira muda Australia.

JOCIT memiliki sejarah panjang di Indonesia, dimana pelatihan ini telah dimulai sejak tahun 1983. Beberapa lulusan pelatihan JOCCIT diantaranya termasuk Pangkostrad, Letjen TNI Muhammad Munir, ASPAM KASAD, Mayjen TNI M. Erwin Syafitri, serta ASOPS TNI, Mayjen TNI Hambali Hanafiah dan ASTER TNI, Mayjen TNI Soewarno Widjonarko . Saat ini Tim Aju JOCIT-I tengah melaksanakan persiapan JOCIT-I bersama staf Pussenif. Seiring dengan itu 96 siswa, yang merupakan pemimpin masa depan TNI-AD, mempersiapkan diri untuk memenuhi tantangan yang menunggu pada JOCIT-I. Lanjutkan!