2017 AASAM – Prajurit Kostrad TNI-AD Kembali Menjadi Juara Umum dan Mendominasi Perolehan Medali Kejuaraan Internasional

01 AASAM 2017 Puckapunyal, Victoria – Tim petembak TNI-AD telah pulang ke Indonesia dan disambut dengan sangat hangat seusai kembali menjadi juara umum dan mendominasi perolehan medali perlombaan internasional pada 2017 Australian Army Skill-at-Arms (2017 AASAM).

Berlomba dengan kurang lebih 200 peserta dari 20 negara, Tim TNI-AD telah meraih 28 medali emas, enam medali perak dan lima medali perunggu dalam kategori individu, tim dan sniper. Tim Australia selesai sebagai juara kedua dan Tim Jepang menjadi juara ketiga. Tahun 2017 merupakan kemenangan ke-10 berturut-turut untuk TNI-AD.

AASAM adalah keterampilan bertarung tempur pada kompetisi senjata yang mencakup sistem senjata ringan yang dipakai saat ini, berlomba pada tingkat individu dan berkelompok. Perlombaan AASAM menguji secara cermat kemampuan dan keahlian petembak untuk memberikan patokan (benchmark) untuk memvalidasi standar petembak, peralatan, sistem pelatihan untuk individu dan tim, yang berlomba secara internasional. 02 AASAM 2017
Tahun ini, kontingen TNI-AD terdiri dari 14 anggota (4 anggota TNI-AD dan 10 petembak) yang dipimpin oleh Letkol Inf Josep T. Sibabutar. Petembak terbaik pun diraih petembak dari kontingen Indonesia atas nama Serda Woli Hamsan yang keseharian berdinas di Detasemen Markas (Denma) Divisi Infanteri 1 Kostrad, menorehkan prestasi yang gemilang di 2017 AASAM. 03 AASAM 2017
Berhubungan dengan prestasi yang telah diraih oleh Tim TNI-AD, Kasdivif 1 Kostrad mengatakan “Anda telah meraih prestasi yang membanggakan karena Anda mendapatkan 28 medali emas , 6 medali perak dan 5 medali perunggu, dengan mengalahkan negara-negara kuat. Yang lebih membanggakan lagi, petembak TNI-AD berhasil berjaya dengan menggunakan pistol dan senapan buatan PT Pindad, salah satu industri strategis dalam negeri kebanggaan anak bangsa Indonesia.” 04 AASAM 2017
Dubes Australia di Indonesia, Paul Grigson ikut merayakan kemenangan TNI-AD. “AASAM dirancang untuk menguji keterampilan dan standar tiap-tiap negara yang berpartisipasi. Standar ahli tembak Angkatan Darat Australia sudah tinggi tetapi TNI-AD mempunyai standar yang lebih tinggi lagi”, ujar beliau. “TNI-AD dan Angkatan Darat Australia kerapkali berlatih bersama-sama dan saya cukup yakin prajurit Australia yang berlatih dengan teman Indonesia akan bertekad mendiskusikan pengalaman bersama-sama mereka pada masa mendatang.”

 

Selamat atas kemenangan TNI-AD pada 2017 AASAM!

Leave a Reply

*