Kunjungan Kerja Chief of Defence Force, Jenderal Angus Campbell AO, DSC ke Jakarta dalam rangka memperkokoh hubungan erat antara Australia dan Indonesia


29 CDF Visit 2019
JAKARTA - Jenderal Campbell, Panglima Angkatan Bersenjata (AB) Australia, mendapatkan kehormatan untuk meletakkan karangan bunga sebagai tanda penghormatan di Monumen Perjuagan NKRI di Markas Besar TNI pada 20 Februari 2019. Selama kunjungan resmi pertamanya ke Indonesia sebagai Panglima AB Australia, beliau bertemu dengan rekan sejawat yang juga sahabatnya; Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.I.P., bersama ketiga Kepala Staf Angkatan; Jenderal TNI Andika Perkasa S.E., M.Arts., M.Sc.,Ph.d., Kepala Staf Angkatan Darat, Marsekal TNI Yuyu Sutisna S.E., M.M., Kepala Staf Angkatan Udara, Laksamana TNI Siwi Sukma S.E., M.M., Kepala Staf Angkatan Laut di Markas Besar TNI. Kunjungan bertemu dengan masing-masing Kepala Staf Angkatan memberikan kesempatan yang sangat baik untuk membahas masalah-masalah pertahanan dan keamanan strategis yang menjadi kepentingan bersama bagi Australia dan Indonesia, khususnya cara-cara memperkuat dan memperkokoh kerja sama pertahanan bilateral. Panglima TNI dan Jenderal Campbell berkomitmen kuat untuk memperdalam dan memperluas hubungan antar anggota TNI dan Angkatan Bersenjata Australia. Kedua pemimpin juga menekankan pentingnya untuk membuat program pertahanan bilateral lebih kuat dan tergabung dalam menanggapi berbagai ancaman di wilayah bersama kita.

Pada kunjungannya, Jenderal Campbell juga mendapatkan kehormatan bertemu dengan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu di Kementerian Pertahanan RI. Jenderal Campbell menyampaikan bahwa beliau mendapatkan kesempatan bertemu dengan Anggota Penasihat Senior Indonesia (Senior Advisory Group) di kediaman Duta Besar Australia pada 19 Februari, serta bertemu dengan para pemimpin TNI generasi saat ini di Markas Besar TNI dan juga generasi pemimpin masa depan. Pertemuan tersebut mencerminkan hubungan antar anggota yang telah terjalin lama dan kuat antara kedua militer kita. Menhan Ryamizard bercerita tentang pengalamannya saat beliau bertugas bersama Letjen (Purn) John Sanderson untuk Otoritas Transisi PBB di Kamboja (UNTAC) pada awal 1990-an dan dengan Letnan Jenderal (Purn) Peter Leahy pada saat menjabat sebagai Kasad. Menhan Ryamizard menegaskan pentingnya untuk memiliki hubungan yang kuat dan tangguh antara para pemimpin pertahanan, seperti halnya hubungan solid antara Menhan Ryamizard dan Senator Marise Payne, mantan Menteri Pertahanan Australia. 

16 CDF Visit 2019
 

English Version 

 

Chief of Defence Force, General Angus Campbell AO, DSC visits Jakarta to strengthen the close bilateral defence relationship between Australia and Indonesia

JAKARTA - General Campbell, Australian Chief of Defence Force, was honoured to be given the opportunity to lay a wreath to remember the fallen at the NKRI Memorial, Cilangkap at TNI headquarters on 20 February 2019.  During his first official visit to Indonesia as Chief of Defence Force, he met with his close counterpart and friend Panglima TNI, Air Chief Marshal Hadi Tjahjanto S.I.P., and the Service Chiefs of Staff, General Andika Perkasa S.E., M.Arts., M.Sc.,Ph.d., Chief of Army Staff, Air Chief Marshal Yuyu Sutisna S.E., M.M., Chief of Air Force Staff, Admiral Siwi Sukma S.E., M.M., Chief of Naval Staff at TNI headquarters.  The counterpart visit provided an excellent opportunity to discuss strategic defence and security issues of mutual interest to Australia and Indonesia, in particular ways of strengthening and broadening bilateral defence cooperation.  Panglima TNI and General Campbell made a solid commitment to deepen and broaden people to people links between TNI and the Australian Defence Force. The two leaders reinforced the importance of making bilateral defence cooperation more joint and complex in response to the range of threats in the region.

General Campbell was also privileged to meet with the Minister for Defence, General (retired) Ryamizard Ryacudu at the Indonesian Defence Ministry.  General Campbell said he was pleased to have met members of the Indonesia Australia Defence Alumni Association Senior Advisory Group at the Australian Ambassador’s residence on 19 February, the current generation of TNI leaders at TNI headquarters Cilangkap and also the next generation of leaders.  This opportunity highlighted the longevity and strength of people to people links between the two militaries. General (retired) Ryamizard recalled he had the honour and privilege to serve under Lieutenant General (retired) John Sanderson when he was deployed with the United Nations Transitional Authority in Cambodia (UNTAC) in the early 1990s and with Lieutenant General (retired) Peter Leahy when he was Army Chief of Staff.  Bapak Ryamizard said it was important to have strong and resilient relationships between defence leaders, as was the case between Bapak Ryamizard and Senator Marise Payne, the former Australian Minister for Defence.

Leave a Reply

*