IKAHAN

Ikatan Alumni Pertahanan Indonesia – Australia

Ikatan Alumni Pertahanan Indonesia – Australia (IKAHAN) telah diluncurkan oleh Wakil Kepala Angkatan Pertahanan Australia, Lieutenant General David Hurley, AC, DSC, bersama mantan rekan kerja Marsekal (Purn) Edy Harjoko, di Jakarta pada tanggal 22 Maret.

Pembentukan IKAHAN merupakan langkah bersejarah hubungan bilateral Pertahanan antara Australia – Indonesia.

IKAHAN adalah Alumni Pertahanan Indonesia pertama dengan negara lain dan merupakan langkah bersejarah hubungan bilateral Australia – Indonesia.

IKAHAN memberikan kontribusi terhadap tujuan Presiden Yudhoyono, bahwa Indonesia dan Australia menjalin kerjasama untuk memperkuat dan memperdalam hubungan antar manusia yang mengikat kita bersama, sebagaimana diucapkan Presiden dalam pidato bersejarah kepada Parlemen Australia pada Maret 2010.

Sejarah membuktikan bahwa kedua negara kita telah saling membantu satu sama lain dalam hubungan Pertahanan selama lebih dari 60 tahun, mulai tahun 1947 ketika pengamat militer Angkatan Darat Australia datang ke Indonesia di bawah panji PBB untuk mengawasi gencatan senjata antara pasukan Indonesia dan Belanda.

Selain kerjasama dalam Pertahanan praktis, Indonesia dan Australia memiliki sejarah panjang kerjasama di bidang pendidikan militer. Petugas TNI pertama dilatih di Australia pada tahun 1963 dan sejak itu kami telah mengirim ribuan personil TNI di semua peringkat ke Australia setiap tahun. Demikian pula, banyak anggota Angkatan Pertahanan Australia (ADF) telah dilatih di Indonesia selama bertahun-tahun, sejak siswa ADF pertama kali memasuki SESKO pada tahun 1964.

Keanggotaan Alumni terbuka untuk setiap personel TNI yang telah dilatih di Australia, telah berpartisipasi dalam Latihan dengan ADF atau mengunjungi Australia dalam kapasitas resmi. Demikian pula, terbuka untuk semua personil ADF dengan pengalaman yang sama di Indonesia.